19 January 2010

Cerita Ekskursi Anak2 Power (tahap II)

Ditulis oleh Kharisma Power 07
Setelah ke Unit Bisnis Pembangkitan saguling (UBP Saguling), kita nyampe di wisma suralaya yang katanya sih (kata pa manager) 'sederhana'. Selasa, 12 januari 2010 jam 08.00, rombongan pergi menuju UBP suralaya setelah sebelumnya ivan dkk menikmati suasana pulau selat sunda. Waktu perjalanan tidak begitu lama karena masih berada dlm satu kompleks. akhirnya sampai juga di UBP suralaya. Kita langsung di sambut di ruang batu bara oleh pihak UBP suralaya. disini dijelasin struktur UBP suralaya, penjelasan umum UBP suralaya, sama proses pembangkitan dari batu bara menjadi listrik (kata 2006 sih, ntar kita belajar ini di kuliah pembangkit).

Seperti halnya UBP saguling, UBP suralaya merupakan salah satu UBP milik Indonesia Power. UBP suralaya merupakan pembangkit listrik tenaga uap dengan bahan bakar utama batu bara. UBP suralaya merupakan UBP terbesar karena menghasilkan 30 % dari total kapasitas yang dihasilkan UBP Indonesia Power atau menghasilkan 20 % dari total kapasitas yang digunakan di Jawa dan Bali. UBP suralaya memiliki 7 unit pembangkit dengan kapasitas 3400 MW. Udara hasil pembangkitan dibuang menggunakan cerobong asap yg jumlahnya ada 5 (cerobong 1 -> unit 1&2; cerobong 2 -> unit 3&4; cerobong 3 -> unit5; cerobong 4 -> unit 6; cerobong 5 -> unit 7). klo diliat (liat dari foto) cerobong 3, 4, 5 lebih tinggi dibandingkan cerobong 1 dan 2. Hal ini karena unit 5, 6, 7 menghasilkan daya yang lebih besar dibanding unit 1, 2, 3, dan 4. Dalam rangka percepatan proyek 10.000 MW, sekarang sedang dibangun pembangkit baru (unit 8) dengan kapasitas 650 MW.

Secara geografis, PLTU suralaya dibangun di suralaya agar dekat dengan pelabuhan dengan begitu suplai batu baru yang dikirim dari P sumatra dan kalimantan lebih lancar. Ada 4 pelabuhan di suralaya untuk melancarkan suplai batu bara. batu bara yang digunakan untuk pembangkitan mencapai 40 ton/hari sedangkan cadangan batu bara di suralaya mencapai 15 hari (tolong koreksi klo salah).
Dibandingkan dengan UBP paiton (3200 MW) yang sama-sama berbahan bakar utama batu bara, UBP suralaya lebih banyak disuplai dari P sumatra sedangkan UBP paiton lebih banyak disuplai dari P kalimantan. Karakteristik batu bara di P Sumatra dan Kalimantan berbeda. Jadi batu bara dari Kalimantan yang keras tidak bisa digunakan di UBP suralaya begitu pula sebaliknya karena mesin2 pembangkitan di UBP suralaya sudah disesuaikan dengan batu bara P Sumatra yang lunak dan UBP paiton sudah disesuaikan dengan batu bara P Kalimantan yang keras.

hasil pembakaran yang berupa abu terbang (fly ash0 tidak langsung di buang. Abu terbang (Fly Ash) bekas pembakaran dikumpulkan di suatu tabung. Fly ash tersebut dimanfaatkan untuk bahan bangunan seperti beton. Salah satu pelanggan dari fly ash adalah Holcim.

Ya walaupun hanya sedikit, setidaknya itu yg gw inget pas lagi di ruang batu bara sebelum jalan-jalan ke pabrik. pas jalan2 ga terlalu jelas jadi gw cuma bisa ngasih segini aja dulu, nanti gw tambahin klo ada yg inget. walau kurang dapet ilmunya setidaknya kita sempet foto2 di daerah pelabuhan.Wiw, mantabs gan!!!

Mohon dikoreksi karena saya ga nyatet jadi yg ditulis msh dikit banget. kepada ivan, dila, karin, yoga, didik, dini tolong dikoreksi dan ditambahkan. bwt itong tolong ceritakan saja nanti pas ketemu anak2. CMIIW.Semoga bermanfaat. Karena hidup hAROES KOEAT!!

(a.n. Anak Bawang Ekskursi 2010)

Read more...

Cerita Ekskursi Anak2 Power (tahap I)

Tulisan dari Ivan POWER 2007
Pagi hari nan indah berkilau jam 9.00 peserta mulai berangkat karena bis telat. Kunjungan pertama adalah ke PT. Indonesia Power, salah satu anak perusahaan listrik milik PT. PLN (Persero). Unit yang dikunjungi cuma Unit Bisnis Pembangkitan Saguling dan Power House-nya. Generator menggunakan merk Mitsubishi 3 fasa sinkron, dengan rating tegangan 16.5 kV, arus 7.212 A, dan putaran 333 rpm (1/3 kalinya praktikum kita). Sedangkan turbin bermerk Toshiba tipe Francis Vertical. PLTA Saguling menggunakan potensi air sebagai energi primer dengan membendung sungai Citarum. Selain Saguling, sungai ini juga digunakan oleh PLTA Cirata dan Jatiluhur yang didesain secara kaskade (berurutan) di hilirnya. Pembangkit ini mempunyai 4 generator, masing2 menghasilkan daya sekitar 175 MW dengan produksi listrik rata2 per tahun 2.158 GWh. Biaya operasional pembangkitan cuma Rp 116 dengan retribusi bendungan ke pemerintah daerah Rp 5 per kWh. Semua pengaturan kelistrikan diperintah oleh P3B (Pusat Penyaluran dan Pengatur Beban) Jawa-Bali dengan bantuan software monitoring khusus.

Ga terlalu ada masalah operasional di pembangkit ini. Justru masalah utama yang dihadapi adalah pencemaran air dari pabrik2 di hulu. Air yang tercemar bisa mengurangi umur air cooler dari 15 menjadi hanya 3-4 tahun, selain itu alat2 juga terancam korosi. Ditambah dengan isu pembangunan Tempat Pembuangan Akhir Sampah di dekatnya, bendungan ini terancam berpredikat sebagai septitank sampah terbesar di dunia (kata pak moderator) karena sampah yang terbawa arus sungai Citarum akan ‘tersaring’ di bendungan. Pencemaran juga menjadi lebih cepat karena DO rendah dan konsentrasi senyawa nutrien tinggi (akibat sisa penggunaan pupuk untuk perkebunan sayuran warga) menyebabkan eutrofikasi. Selain itu, penambangan pasir liar oleh warga di sekitar sungai juga berpotensi longsor dan menyebabkan masalah sedimentasi pasir pada alat. Sebagai upaya penanggulangan, unit ini sudah sangat menggalakkan gerakan anti pencemaran air, pemanfaatan eceng gondok sebagai biogas, serta konversi tanaman sayuran ke tanaman keras untuk meminimalkan erosi. Untuk ketersediaan air bersih untuk warga, sudah tersedia aliran sungai khusus yang telah melalui proses water treatment.

Nah di Power House, kita bisa belajar tahan gempa karena getaran lantainya lumayan terasa, apalagi waktu duduk ngampar, hehe. Gedung ini memiliki 2 lantai ke atas dan 5 lantai ke bawah tempat ‘menanam’ turbin dan generator. Sebelum masuk, semua diharuskan mematikan hape karena sinyalnya bisa mengganggu sistem kontrol. Disini, kita sedikit beralih membahas sistemnya. Di ruang monitoring utama, semua generator dan alat2 lain bisa dikontrol yang baru2 ini baru saja dikomputerisasi. Di panel utama ada banyak data yang bisa dimonitor, seperti kecepatan putar turbin, debit air, arus, tegangan, dan frekuensi. Ada juga data head hulu (600 mdpl) dan head hilir (200 mdpl), sehingga selisihnya 400an meter (fyi, pa Mukmin sedang mengembangkan pembangkit Low Head Generator 3-4 meter saja). Ciri khas PLTA biasanya digunakan untuk mensuplai beban puncak konsumen. Namun karena sekarang sedang musim hujan dan debit air melimpah, keempat generator difungsikan sebagai penyuplai beban dasar juga. PLTA Saguling juga berfungsi untuk pengatur frekuensi sistem Jawa-Bali karena telah diinstal peralatan LFC (Load Frequency Control) pada 50 Hz. Jika turun hingga 49.60 Hz, listrik perumahan akan dipadamkan, 49.40 HZ pabrik padam, lalu 49.20 Hz fasilitas militer dan publik akan padam juga untuk menstabilkan sistem. Jika terjadi blackout, PLTA ini juga yang pertama kali akan mengisi line tegangan 500 kV (line charging), baru setelah itu suplai pembangkit lain bisa masuk dalam sistem. Pada keadaan darurat, Power House ini punya Emergecy Generator berupa genset berbahan bakar solar berdaya kecil untuk pengaturan mesin. Ke depannya, PLTA ini akan membangun satu generator lagi, ditandai dengan tulisan ‘future’ pada panel utama. Power06 bilang belajar AST dulu kalau mau ngerti beginian. Ampun dah kk.

Lanjut masuk ke mekanik pembangkitan di 5 lantai bawah. Semua diharuskan memakai peralatan keamanan standar seperti helm dan penutup telinga (tapi ga semua dapat -_-). Sori disini anak2 ga terlalu jelas karena suara instruktur kalah keras dengan suara mesin walaupun sudah diinterupsi suara berkali-kali. Yang pasti di bagian bawah terdapat sudu2 turbin yang diputar langsung dari air bendungan melalui penstock (pipa pengontrol). Di tengah bagian pembangkitan elektrik (trafo, circuit breaker, dkk) dan di atas cuma terlihat shaft yang berputar konstan 333 rpm. Pembangkitan menggunakan generator sinkron 18 poles. Masih ingat kan waktu praktikum MME? 333 rpm x 18 poles / (60 rpm/Hz x 2) = 49.95 Hz. Jadi diharapkan frekuensi berkisar 50 Hz. Di beberapa lantai juga terlihat tangki oli dan bengkel. Untuk yang ini, Power06 menyarankan belajar Pembangkit dulu.

Setelah asik2an, perjalanan lanjut ke area PLTU Suralaya Cilegon. Peserta menginap di wisma Suralaya yang fasilitasnya ‘cukup’ lengkap. Nyampah bentar terus tidur dengan suasana pantai Selat Sunda. Mantap coy. Kalo mau tanya2 detil cari aja Jiwo, dia kape disini.


power house dan penstock (kuning)



switchyard didampingi merah putihku
Mungkin cuma oleh2 ini, foto2, sama pengalaman teknis yang bisa kita bagi2. Ayo belajar lebih semangat karena kita ga salah pilih jurusan! Keberlanjutan pengelolaan energi ada di tangan kita!

Tunggu cerita hari ke-2 nya. Cmiiw. Semoga bermanfaat. Karena hidup hAROES KOEAT!!

(a.n. Anak Bawang Ekskursi 2010)

Read more...

17 January 2010

Pengumuman PKM yang didanai 2010

Silalan didownload di ling ini http://www.dp2m-dikti.net/ dibagian Pengumuman Hasil Evaluasi PKM 2010

Bagi yang lolos semiga dananya dapat digunakan sebaik - baiknya untuk melaksanakan programnya, bagi yang belum lolos masuh banyak kesempatan di lomba lain. Tetap semangat

Read more...

11 January 2010

Proses Pembangkitan Tenaga Listrik

Pembangkitan tenaga listrik yang banyak dilakukan dengan cara memutar generator sinkron sehingga didapatkan tenaga listrik arus bolakbalik tiga fasa. Tenaga mekanik yang dipakai memutar generator listrik didapat dari mesin penggerak generator listrik atau biasa disebut penggerak mula (primover). Mesin penggerak generator listrik yang banyak digunakan adalah mesin diesel, turbin uap, turbin air, dan turbin gas.

Mesin penggerak generator melakukan konversi tenaga primer menjadi tenaga mekanik penggerak generator. Proses konversi tenaga primer menjadi tenaga mekanik menimbulkan produk sampingan berupa limbah dan kebisingan yang perlu dikendalikan agar tidak menimbulkan masalah lingkungan.

Dari segi ekonomi teknik, komponen biaya penyediaan tenaga listrik terbesar adalah biaya pembangkitan, khususnya biaya bahan bakar. Oleh sebab itu, berbagai teknik untuk menekan biaya bahan bakar terus berkembang, baik dari segi unit pembangkit secara individu maupun dari segi operasi sistem tenaga listrik secara terpadu.

Proses pembangkitan tenaga listrik adalah proses konversi tenaga primer (bahan bakar atau potensi tenaga air) menjadi tenaga mekanik sebagai penggerak generator listrik dan selanjutnya generator listrik menghasilkan tenaga listrik.

Gambar I.1 menunjukkan diagram poses pembangkitan tenaga listrik, mulai dari tenaga primer sampai dengan konsumen (consumers): (a) Pusat Listrik Tenaga Air (PLTA); (b) Pusat Listrik Tenaga Panas (PLTP); dan (c) Pusat Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).

Untuk pembangunan pusat tenaga listrik, mempertimbangkan kebutuhan (demand) beban rata-rata harian, yaitu mempertimbangkan besar daya yang dibangkitkan pada hari tersebut. Gambar I.2 menunjukkan Diagram contoh beban listrik harian. Beban rata-rata harian adalah luas diagram beban harian dibagi 24 jam dan faktor beban adalah perbandingan antara beban rata-rata dan beban maksimum selama periode tersebut Beban pusat listrik selalu berubah pada setiap saat dan tenaga listrik yang digunakan juga dipengaruhi oleh cuaca, musim hujan atau musim panas (summer) atau kemarau, dan hari kerja di industri atau perusahaan. Beban pusat listrik alam rentang 1 (satu) tahun merupakan jumlah beban rata-rata harian dikalikan 365 hari.

Untuk mencapai ongkos tiap kiloWatt jam serendah-rendahnya, haruslah diusahakan:

a) Faktor beban sebesar-besarnya, artinya diagram beban aliran sedatar mungkin.

b) Lama pemakaian sebesar - besarnya, artinya beban selama tahun-tahun itu harus sedikit mungkin berubahnya.

Dari Gambar I.2 tampak bahwa beban listrik paling tinggi (puncak) terjadi sekitar jam 8-12 pagi untuk musim panas (summer) sebesar 11,5 GW dan 15 GigaWatt untuk musim hujan (winter) terjadi antara pukul 16.00-20.00 Untuk menentukan beban rata-rata adalah kebesaran beban yang paling tinggi (runcing) dibagi dua (pembagian secara kasar). Dengan mempertimbangkan diagram beban harian dan uraian-uraian tentang sifat pemakaian tenaga listrik, maka pembanguanan pusat listrik dapat ekonomis. Untuk menentukan macam tenaga mekanisnya suatu pusat listrik dipertimbangkan juga dari diagram beban harian.

Misalnya:

a) Untuk mengatasi beban rata-rata sebaiknya dari pusat listrik tenaga hydro, karena biaya operasi tiap harinya murah, tetapi modal pembangunan pertama kalinya tinggi (mahal).

b) Untuk mengatasi beban puncak sebaiknya dari pusat listrik tenaga termo terutama dengan penggerak motor diesel. Dengan pertimbangan beban puncak berlangsung relatif pendek (sebentar), dan secara umum pusat tenaga listrik ini relatif murah dibanding pusat listrik tenaga hydro walaupun biaya operasi hariannya lebih mahal.

c) Untuk mangatasi beban rata-rata tidak hanya dengan pusat listrik tenaga hydro, adakalanya dibantu dengan pusat listrik tenaga termo dalam hal ini pusat listrik tenaga uap (PLTU). Walaupun demikian, PLTU memiliki sifat tidak secepat seperti pusat listrik tenaga disel dalam mengambil alih tenaga listrik pada waktu cepat, sebab memerlukan waktu penyesuaian. Pembangkitan energi listrik yang banyak dilakukan dengan cara memutar generator sinkron sehingga didapat tenaga listrik arus bolak-balik tiga phasa. Energi mekanik yang dipakai memutar generator listrik didapat dari mesin penggerak generator listrik atau biasa disebut penggerak mula (primover). Mesin penggerak generator listrik yang banyak digunakan adalah mesin diesel, turbin uap, turbin air, dan turbin gas.

Disadur dari tulisan H. Supari Muslim

Read more...

Kualitas Daya Listrik

Pendahuluan oleh Suhadi, dkk

Secara umum, baik buruknya sistem penyaluran dan distribusi tenaga listrik terutama adalah ditinjau dari kualitas daya yang diterima oleh konsumen. Kualitas Daya yang baik, antara lain meliputi:

Kapasitas daya yang memenuhi

Tegangan yang selalu konstan dan nominal.

Tegangan harus selalu di jaga konstan, terutama rugi tegangan yang terjadi di ujung saluran. Tegangan yang tidak stabil dapat berakibat merusak alat-alat yang peka terhadap perubahan tegangan (khususnya alat-alat elektronik).

Demikian juga tegangan yang terlalu rendah akan mengakibatkan alat-alat listrik tidak dapat beroperasi sebagaimana mestinya. Salah satu syarat penyambungan alat-alat listrik, yaitu tegangan sumber harus sama dengan tegangan yang dibutuhkan oleh peralatan listrik tersebut. Tegangan terlalu tinggi akan dapat merusak alat-alat listrik.


Perubahan frekuensi akan sangat dirasakan oleh pemakai listrik yang orientasi kerjanya berkaitan/bergantung pada kestabilan frekuensi. Konsumen kelompok ini biasanya adalah industri-industri yang menggunakan mesin-mesin otomatis dengan menggunakan setting waktu/frekuensi. Kualitas daya yang baik juga harus dapat mengantisipasi timbulnya pengaruh harmonisa yang akhir-akhir ini sudah mulai menggejala. Pengaruh harmonisa disebabkan oleh adanya alat-alat elektronik, penyearah, UPS dan sebagainya.

Read more...

Ringkasan tahun lalu tentang "“Saya tidak ingin Kaya tapi harus kaya”"

ABSTRAK
Menggapai kekayaan adalah suatu impian setiap orang, sayangnya dewasa ini manusia lebih mengagungkan kekayaan materi semata. Dalam buku Saya Tidak Ingin Kaya Tapi Harus Kaya ini akan kita ketahui bagaimana hendaknya memberikan perspektif kekayaan yang benar. Yang ditegaskan dalam buku ini antara lain :
Bagi umat kaya adalah sebuah keharusan, jangan hanya menjadi sebuah keinginan
Kekayaan adalah sigma dari berbagai komponen, ataupun bisa dikatakan bahwa kaya adalah tidak hanya berdimensi tunggal ( kaya harta ), tetapi kekayaan sebenarnya mempunyai suatu dimensi yang luas. Yaitu lelayaan ghirah (semangat), kaya input ( ilmu, wawasan dan pengalaman), kaya gagasan ( ide dan kreativitas), kaya ibadah dan kaya hati. Sedangkan bonusnya nanti adalah kaya hati.

Setiap dari kita wajib menjemput kekayaan materi maupun kekayaan hakiki (ruhani).
Tolok ukur kekayaan adalah keberkahan ( bermanfaaat bagi diri sendiri, orang lain, dunia, dan akhirat )
Ringkasan Lengkap
1. Mengapa harus kaya ?
Karena : powerful, yaitu bisa berdaya guna bagi masyarakat
2. Hakikat Kaya
∑kekayaan = GIGIH + H
GHIRAH : Semangat dan optimis adalah energy yang tidak ada habisnya, tak mengenal patah ditengah jalan dan tak tersentuh putus asa, karena hal ini didasari kekohohan dan keyakinan akan kekuasaan dan pertolongan Yang Maha Kuasa.
ILMU : Ilmu adalah pupuk iman, tak akan pernah kokoh kehidupan tanpa iman dan tak akan pernah kokoh iman tanpa ilmu yang diamalkan dengan ikhlas.
GAGASAN (kreatif dan inovatif ): akan keluar jika ada semangat yang menggebu. Karya gemilang adalah hasil dari gagasan, rejeki juga akan lebih mudah bila kita punya gagasan – gagasan baru.
IBADAH : Setiap pekerjaan adalah ibadah bila kita niatkan karena Yang Maha Kuasa dan selalu berbaik sangka kepada Yang Maha Kuasa
HATI :kaya tak akan nada artinya bila hati miskin papa dari kebenaran, keyakinan, dan kebaikan
HARTA : berkah dari kekayaan GIGIH tadi adalah kaya harta yang dapat menjadikan kita POWERFULL PEOPLE.
- Kaya dan Miskin
dipengaruhi yang GIGIH + H
- Kaya sekaligus Sukses
- Bonusnya kaya harta
- Menguatkan tujuan
- Memformat Visi kaya
Visi kaya akan menjadi cita2 yang luhur bila dikaitkan dengan langkah mencari Ridho Yang Maha Kuasa dibumi ini
- Berhati – hati dengan vonis diri dengan perkataan yang negatif
- Kaya sejak muda ( as soon as possible) secepat mungkin lebih baik
Harus punya ∑kekayaan dulu
Pemuda harus progresif dan membawa perubahan
3. Hakikat Rezeki
a. Rezeki yang dijamin
b. Rezeki yang digantungkan : didapatkan tinggal dari ikhtiar/usaha, niat dan cara yang ikhlas. Jika sudah lengkap kaya tadi tak ada yang sia2 dari proses mati2an berjuang “Tuhan tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri”
c. Rezeki yang dijanjikan
‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur Aku akan menambah nikmat, tetapi apabila mengingkari nikmatku sesungguhnya azab Ku sangat berat’
NILAI TAMBAH yang harus dilihat dalam menjemput rezeki
- Ikhtiar ( menjemput rejeki ) adalah amal kebaikan
- Ikhtiar ( menjemput rejeki ) untuk memperbagus citra dengan prestasi – prestasi
Prestasi dapat diraih dengan: Jujur terpercaya, Cakap memuaskan, kreatif inovatif
- Ikhtiar ( menjemput rejeki ) untuk meningkatkan kualitas diri ( dengan bertambahnya ilmu dan pengalaman apabila kita focus pada bidang yang sama)
- Ikhtiar ( menjemput rejeki ) menambah silaturahmi ( network )
- Ikhtiar ( menjemput rejeki ) untuk memberi manfaat bagi sesama
Setelah ikhtiar kita membuahkan hasil segera distribusikan sebesar2nya untuk kemaslahatan umat

“Waspadalah terhadap usaha yang tidak menjadi amal,
Yang tidak menjadi nama baik, yang tidak menjadi ilmu,
Yang memutuskan silaturahmi, dan yang mengecewakan orang lain”
4. Mengubah Karakter
INTI dari masalah orang Indonesia ketertinggalan dalam kehidupan ini adalah karakternya. Sedangkan Inti dari Masalah karakter adalah masalah hati
5. Karakter baik
a. Jujur
b. Amanah dan Penuh tanggung jawab
c. Adil dan tidak pernah Dzalim
d. Ikhlas tidak Riyak dan pamer
e. Tawadhu’
f. Qanaah ( merasa cukup)
g. Wara’ ( kehati – hatian)
h. Zuhud (bersih dan bersahaja)
i. Dermawan
6. Karakter Quat
a. Disiplin
Disiplin dalam ibadah, waktu, ketertiban, tugas, peraturan dan segala hal yang positif. Jangan tergiur kesenangan spontan/ hal -hal mendadak yang tidak diprogramkan, jangan pula malas dan lalai. Prinsip “ tiada prestasi tanpa disiplin”. Tidak ada yang mampu memaksa diri kita untuk maju kecuali diri kita sendiri”. Hidup itu untuk berprestasi dan disiplin adalah caranya. Kemalasan memang enak, tapi lawanlah sekuat tenaga dengan mendisiplinkan diri dalam berbagai hal (waktu yang efektif, ibadah khusuk, kerja benar,tertib, dan sungguh – sunguh)
b. Berani bercita – cita, berani berkurban, berani berproses dan berani mengevaluasi diri
Kesuksesan bukanlah suatu kebetulan. Semua butuh Proses. Masa Depan adalah milik mereka yang menyiapkanya dengan baik.
“ Tidak mungkin kita memakan buah yang lezat setelah kita menanam bijinya hanya dalam waktu sehari”. Tidak ada sukses tanpa pengorbanan ( waktu, uang, tenaga, perasaan, dll)
Hidup adalah keterampilan : seperti naik motor, keterampilan itu butuh ilmu dan latihan.
Salah satu langkah sukses bagi orang yang pengin sukses adalah dapat menentukan cita – cita, sekarang tanyalah pada dirimu mengapa sampai seusia segini kita belum bisa berbuat banya untuk banyak orang? Padahal yang lain sudah banyak orang seusia kita yang berhasil dalam beraneka macam kegiatanya. Coba cari penyakit yang tersembunyi dalam diri kita.
Yang harus kita nikmati dalam hidup ini adalah proses/ikhtiar bukan hasil, kalau hasil udah ada yang menetapkan yaitu yang diatas. Karena Dia yang lebih tahu diri kita, yang terpenting adalah nilai – nilai yang selalu kita jaga dalam proses. Setelah kita jaga nilainya dalam mencari, maka setelah mendapatkanya kita distribusikan sebanyak2nya untuk kemaslhatan umat. Jangan lupa evaluasi untuk mengontrol ppemikiran, kelakuan, dan mengetahui kesalahan sehingga dapat melkukan perbaikan –perbaikan.
c. Gigih, ulet, dan pantang menyerah
Tradisi berbuat dan berkarya akan dilakukan sekuat mungkin, jadilah orang mandiri/ bukan benalu. Semua itu didapatkan karena sadar untuk terus mengembangkan diri, dan melatihnya secara kontinu.
Pantang menyerah, pantang mengeluh, tidak melakukan pekerjaan setengah2, berusaha melkukan yang terbaik, siap menyikapi perubahan,
Jadikan hari berkualitas dihadapan Tuhan kita.
d. Tegar
Etos kerja yang tinggi:kata bijak “makanan yang paling baik dimakan seseoarang adalah yang berasal dari hail usaha tanganya sendiri.”
Tegar identik dengan sabar, Aneh jika kita kita ingin dekat dengan Tuhan, ingin kaya, ingin bahagia tetapi tidak sabar.
- Sabar dalam keinginan/meluruskan niat
- Sabar dalam berproses
Nikmatilah proses karena proses juga akan memberikan pahala
- Sabar ketika mendapatkan hasil
Kegagalan itu itu adalah ketika kita tidak sabar dalam menghadapi sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan kita, Kita punya rencana yang diatas juga punya rencana. Padahal itu adalah yang terbaik
e. Teguh pendirian
Amal yang disukai adalah amal yang sedikit yang dikerjakan terus menerus/tekun. Dan barang siap bersungguh – sungguh maka akan berhasil”
Kadang kala semangat kita meredup bahkan hilang, maka luruskan niat kita ingatlah bahwa Yang di Atas melihat pekerjaan kita. Jika kita mengorbankan berbagai hal untuk pekerjaan yang membutuhkan waktu maka waktu yang kita korbankan adalah investasi kita untuk kebahagiaan dimasa datang. Justru membuang waktu adalah melakukan pekerjaan yang sesuai hawa nafsu. Jika enegi belum membesar seketika tetap lakukan dengan konsisten pasti lambat laun akan membesar lagi. Satu hal agar kita tetap teguh pendirian adalah pastikan kembali visi dan komitmen kebenaran dalam hidupmu. Tidak adanya visi akan menyebabkan dia pendek pikiran yaitu melakukan hal2 yang instan/kenikmatan sesaat. Tidak adanya keduanya hanya membuat seseorang keliahatan sibuk tetapi sebenarnya tidak efektif dan tidak menghasilkan apa2, hanya membuang waktu
f. Cermat
Sikap hati – hati, tidak menganggap remeh kelalaian dan kecerobohan. Semua dilkukan berdasarkan optimalisasi pemikiran. Pikir positif, cepat, efektif, tajam, kritis, menemukan masalh dan potensi masalah
Mampu berpikir focus dan sistematis( detail dan akurat). Sehingga akan menghasilkan pemikiran yang jauh diatas rata-rata. Visioner, berpikir untuk maju.
Dapat diasah dengan : bertukar pikiran, merenung dan bertafakur, membaca, bench marking( studi banding ), studi kasus,dll
g. Tertib serta telaten
Jangan tergesa – gesa, kerjakan runut dan penuh keteraturan, bukan berarti kaku. Biasanya hidup tertata, dia tahu kapan harus beribadah,belajar,santai, bekerja juga istirahat, shg mampu menetapkan target secara rasional, dan professional.
7. Raih dengan 7 B
Kesuksesan hanya dimungkinkan didapat jika kita punya pola hidup/ system yanga memungkinkan kita meraihnya. Yaitu antusiasme, hasrat, ketekunan, kerja keras,dan kebulatan tekaad seumur hidupdan yang terpenting adalah tingkat keyakinan kepada Alloh SWT.
Implementasi 7B:
a. Menumbuhkan karakter baik dan karakter Kuat
b. Mengoptimalkan potensi diri
c. Memaksimalkan fitrah sebagai manusia ( khalifah )
1. Beribadah dengan benar dan beristiqomah
2. Berakhlak terpuji
3. Belajar dan berlatih tiada henti
“ Barang siap menginginkan dunia maka wajiblah baginya ilmu, barang siapa yang ingin akhirat wajiblah bagi dia ilmu, dan barang siapa yang ingin kedua2nya wajib baginya untuk mencari ilmu” –hadits-
Program belajar tanpa henti : Setap yang kita lakukan adalah untuk mencari ilmu. Tantangan hidup dapat kita atasi dengan adanya input berupa : ilmu, wawasan, dan pengalaman.
“Segala sesuatu terus berubah bagaimana mungkin kita menyikapi perubahan itu dengan ilmu tetap, dengan kata lain satu – satunya pilihan sukses adalah mengadakan perubahan diri terus menerus kuncinya belajar tiada henti”. Ingat bertekad, sediakan waktu untuk mencari ilmu,jangan rugi mengeluarkan uang untuk ilmu, amalkan ilmu, jangan kikir thdp ilmu, jgan sombong dgn ilmu.
Manfaat ilmu : kemampuan meningkat dalam menyelesaikan masalah, iman menguat, hidup lebih optimis karena kita mampu dan dapat survive, kehormatan akan meningkat, karena kita berilmu luas
4. Bekerja keras dengan cerdas dan ikhlas
Nah, bila hal- hal diatas belum terlaksanakan bagi kita maka tanyakan pada diri kita, Sejauhmana kegigihan kita dalam meraihnya dengan kerja keras menggunakan hati, pikiran, dan hati? Rejeki Alloh terhampar dimana2 kita harus mengoptimalkan kemampuan kita. Jemput rejeki itu dengan cara yang benar. Ibadah dan bekerja adalah satu kesatuan. Karena pekerjaan kita adalah ibadah maka persembahkan prestasi terbaik dalam pekerjaan kita, tapi bukan mendapatkan yang terbaik. Oleh karena kewajiban kita mempersembahkan yang terbaik maka hak kita pun pasti juga mendapatkan yang terbaik. Pekerjaan dapat dilakukan dengan kerja keras, cerdas, dan ikhlas jika dia menikmati bahwa pekerjaanya adalah ibadah, akan bekerja dengan benar jika punya ilmu, dan akan betah dengan pekerjaanya bila dia punya ilmu.
Jangan risaukan hasil, tetapi risaukanlah jika pekerjaan tidak direncanakan dengan baik, tidak sungguh- sungguh, tidak ulet, dan ceroboh. Ingat setiap orang yang melakukan yang terbaik tidak akan disia – siakan oleh Tuhan kita.
5. Bersahaja dalam hidup
Jgn mubadzir, Bersahaja tidak identi dengan murah, miskin. Yaitu sesuai keperluan dan kemampuan ( proporsional) bukan dari keinginan semata. Orang yang mobilnya mewah dan sedekahnya lebih bessar dari harga mobil itu juga bersahaja sekali.
6. Bantu sesama
Rejeki tidak hanya dalam bentuk uang. Bisa jadi apa yang kita keluarkan untuk membantu orag itu rejeki kita. Bercita – citalahlah bahwa jadi orang kaya yang dapat membantu orang. Membatu orang dijadikan salah satu motivasi agar kita lebih produktif. Yaitu membantu mereka mandiri, mapan, dengan memberikan inisiatif, memberikan semangat, memfasilitasi bukan membantu yang membuat orang menjadi bergantung pada orang lain.
7. Bersih hati selalu
Kunci Sukses : menjaga hati selalu dalam agar amal sekecil apapun dapat diterima oleh Tuhan YME. Hati inilah yang membuat otak cerdas dan badan kuat. Jangan pernah merasa sukses dengan mendapatkan sesuatu, tetapi kesuksesan kita adalah mempersembahkan yang terbaik kepada untuk kemaslahatan umat.

Read more...

Menulis Resolusi 2010

Dari pembinaan kemarin telah dibuka dan dibacakan beberapa resolusi dari teman - teman asrama. Dari ada yang pengin ke ujung Indonesia di tahun 2010 ini ada juga yang mebeli laptop, ada juga yang berprestasi di semua bidang yang sedan digelutinya, ada pula yang menjadi bisnis sejati.
Dari melihat muka teman - teman kemarin terlihat betapa optimisme teman - teman menyongsong tujuan tersebut

Kemudian materi dilanjutkan tentang bagaimana meraih mimpi - mimpi tersebut dengan ayat - ayat AlQuran, hadits, dan kata - kata sahabat yang sesuai dan memang menganjurkan kita untuk meraih mimpi kita kemarin.
Akhirnya pembinaan di tutup dengan pembacaan Surat Al Mukmin ayat 7 -9 tentang betapa besar keyakinan bahwa doa untuk teman akan terkabul saat teman kita tersebut tidaktahu bahwa kita mendoakanya. Semoga eman - teman dapat meraih mimpi teman - teman tentunya dengan terus bergerak dan mendekatkan diri kepada Maha Pemberi Nikmat.

Read more...

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP